JAKARTA – Dua puluh dua tahun lalu, Transjakarta lahir sebagai langkah berani menghadirkan transportasi publik yang lebih baik bagi Jakarta. Namun sejak awal, Transjakarta bukan hanya tentang bus dan koridor—melainkan tentang para pekerja yang menggerakkannya.
Di balik setiap perjalanan, ada pramudi yang menjaga keselamatan pelanggan, pramusapa yang melayani dengan sepenuh hati, operasional yang memastikan armada selalu siap jalan, serta seluruh pekerja yang bekerja dalam sunyi demi kelancaran layanan. Mereka adalah denyut nadi Transjakarta.
Selama 22 tahun perjalanan, para pekerja Transjakarta tumbuh bersama perusahaan. Menghadapi perubahan sistem, tantangan operasional, hingga krisis, mereka tetap berdiri di garda depan melayani publik. Dedikasi, disiplin, dan semangat pengabdian para pekerja menjadi fondasi kualitas layanan dan produktivitas perusahaan.
Transjakarta terus melaju karena pekerjanya dipercaya, dilindungi, dan diperjuangkan kesejahteraannya. Sebab layanan publik yang berkualitas hanya bisa lahir dari pekerja yang sejahtera dan dihargai.
Memasuki usia ke-22, Serikat Pekerja Tranportasi Jakarat (SPTJ) menegaskan bahwa masa depan transportasi publik Jakarta dibangun bersama pekerja—dengan komitmen pada kualitas layanan, produktivitas perusahaan, dan kesejahteraan karyawan sebagai satu kesatuan yang tak terpisahkan.

Tinggalkan Balasan