DETIKTV.CO.ID, KALTIM – Penguatan fasilitas ekonomi masyarakat menjadi salah satu aspek utama yang mendapat perhatian dalam proses pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang berlokasi di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari strategi pembangunan yang tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat lokal.
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyampaikan bahwa penguatan fasilitas ekonomi rakyat terus diupayakan seiring dengan penataan wilayah IKN, khususnya di kawasan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara. Menurutnya, pembangunan IKN harus mampu memberikan dampak langsung kepada masyarakat, terutama melalui penyediaan fasilitas publik yang dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung aktivitas sosial dan ekonomi warga.
Otorita IKN menegaskan bahwa pembangunan dan penataan fasilitas publik di kawasan calon ibu kota negara diarahkan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Salah satu bentuk konkret dari penguatan tersebut adalah penataan dan revitalisasi Pasar Sepaku di Kecamatan Sepaku. Pasar ini dipersiapkan untuk melayani kegiatan perdagangan masyarakat, khususnya di wilayah penyangga IKN, sehingga mampu menjadi penggerak utama ekonomi lokal.
Revitalisasi Pasar Sepaku dilakukan dengan tujuan menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih tertata, modern, dan berkelanjutan. Pasar yang telah diperbarui tersebut diharapkan dapat segera beroperasi secara optimal serta menjadi ruang ekonomi yang mampu menampung aktivitas pedagang lokal secara lebih terorganisasi. Penataan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas fasilitas publik di wilayah IKN agar lebih layak dan fungsional.
Lebih lanjut, pembenahan Pasar Sepaku tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan aktivitas perdagangan masyarakat, tetapi juga untuk memperbaiki kualitas sarana dan prasarana pasar agar lebih rapi, bersih, aman, dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung. Dengan kondisi pasar yang lebih baik, diharapkan minat masyarakat untuk beraktivitas ekonomi di pasar tradisional dapat meningkat.
Keberadaan Pasar Sepaku yang telah direvitalisasi ini diharapkan mampu menghidupkan kembali kegiatan perdagangan lokal serta mendukung pemenuhan kebutuhan sehari-hari masyarakat seiring dengan pesatnya perkembangan kawasan IKN. Sebagai pusat ekonomi masyarakat setempat, pasar tersebut kini dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung yang lebih representatif, mulai dari penataan kios dan los pedagang hingga peningkatan kualitas area publik.
Secara keseluruhan, penataan dan pembenahan Pasar Sepaku mencerminkan komitmen Otorita IKN dalam mengintegrasikan pembangunan fisik dengan penguatan ekonomi rakyat. Langkah ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang inklusif, berkelanjutan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar kawasan Ibu Kota Nusantara.

Tinggalkan Balasan