BANTEN — Surosowan Indonesia Bersatu (SIB) menyatakan dukungan penuh terhadap penguatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas Presiden Republik Indonesia. Program ini dinilai strategis dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia sekaligus menjawab persoalan gizi dan ketimpangan sosial di Indonesia.
Ketua Umum SIB, Tb. Uuy Faisal Hamdan, menegaskan bahwa MBG bukan sekadar program bantuan sosial, melainkan investasi jangka panjang negara untuk masa depan generasi bangsa.
“Program MBG adalah langkah konkret Presiden dalam memastikan hak dasar rakyat terpenuhi, khususnya anak-anak dan kelompok rentan. Ini bukan hanya soal makan gratis, tapi soal keadilan sosial dan pembangunan manusia,” ujar Tb. Uuy dalam keterangannya, Kamis (8/1).
Menurutnya, penguatan MBG perlu diiringi dengan tata kelola yang transparan, pelibatan pemerintah daerah, serta pengawasan publik agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat secara luas.
Tb. Uuy juga menilai program MBG memiliki efek berganda (multiplier effect), mulai dari peningkatan gizi anak sekolah, penguatan ekonomi lokal melalui rantai pasok pangan, hingga penyerapan tenaga kerja di daerah.
“Jika dikelola dengan baik, MBG bisa menjadi penggerak ekonomi rakyat. UMKM, petani, dan pelaku usaha lokal harus dilibatkan agar program ini berkelanjutan,” tegasnya.
SIB mendorong seluruh pemangku kepentingan, termasuk DPR, pemerintah daerah, dan masyarakat sipil, untuk bersama-sama mengawal pelaksanaan program MBG agar tetap berada pada tujuan utamanya, yakni meningkatkan kesejahteraan rakyat dan menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
“Ini momentum penting. Program Presiden harus kita jaga bersama agar tidak melenceng dari semangat keberpihakan pada rakyat,” pungkas Tb. Uuy.

Tinggalkan Balasan