DETIKTV.CO.ID, JAKARTA – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) mencatatkan pencapaian prestisius dengan meraih opini “Tanpa Maladministrasi” dari Ombudsman Republik Indonesia.
Penghargaan atas Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2025 ini diserahkan langsung oleh Anggota Ombudsman RI, Dadan S. Suharmawijaya, kepada Menteri P2MI, Mukhtarudin, di Jakarta, Jumat 6 Februari 2026.
Standar Emas Pelayanan Publik
Predikat “Tanpa Maladministrasi” merupakan kasta tertinggi dalam penilaian Ombudsman. Capaian ini menandakan bahwa Kementerian P2MI telah memenuhi standar pelayanan publik yang sangat ketat, yang meliputi kepatuhan aturan menjalankan prosedur sesuai regulasi yang berlaku.
Selain itu, KP2MI dinilai transparansi keterbukaan informasi dalam setiap proses layanan dan kepastian waktu dalam penyelesaian urusan masyarakat.
Skor Tinggi dan Kepercayaan Publik
Kementerian P2MI berhasil mengantongi nilai 88,74 (Kualitas Sangat Baik). Dadan S. Suharmawijaya menjelaskan bahwa skor ini adalah hasil dari transformasi metode penilaian yang kini setara dengan audit kinerja BPK.
“Kementerian P2MI masuk dalam kelompok institusi dengan kualitas pelayanan tertinggi. Tingginya aduan yang masuk ke P2MI justru kami lihat sebagai cermin tingginya kepercayaan dan kebutuhan publik terhadap kementerian ini, yang kemudian dikelola dengan sangat transparan dan tuntas,” ungkap Dadan.
Komitmen Menteri Mukhtarudin
Menteri Mukhtarudin menegaskan bahwa pencapaian ini adalah milik seluruh pegawai yang menjadi garda terdepan pelayan para pekerja migran.
“Pelayanan publik adalah wajah negara. Dengan predikat ‘Tanpa Maladministrasi’ ini, kami berkomitmen untuk terus menjaga martabat dan keselamatan pekerja migran Indonesia. Fokus kami ke depan adalah penguatan pada tahap pembelajaran calon pekerja agar mereka benar-benar terlindungi sejak dari hulu,” ujar Mukhtarudin.
Melalui penghargaan ini, Kementerian P2MI memperkuat posisinya sebagai lembaga yang kredibel dalam mewujudkan visi “Migran Aman, Rakyat Sejahtera, dan Indonesia Maju.” Tutup

Tinggalkan Balasan