JAKARTA,DETIKTV.co.id – 1 Mei 2026, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Justin Adrian Untayana, menyampaikan interupsi dalam Rapat Paripurna Laporan Hasil Pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur DKI 2025.

Dalam rapat itu yang turut dihadiri Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, Justin kembali mempermasalahkan acara Employee Gathering Bank Jakarta 2026 yang diselenggarakan di tengah-tengah penurunan laba bank tersebut selama beberapa tahun terakhir.

“Selama 3 tahun terakhir, laba Bank Jakarta terus menurun. Dari sekitar Rp1 triliun ke Rp779 miliar,” papar Justin mengacu kepada Laporan Keuangan Tahunan Bank Jakarta 2024 yang memperlihatkan penurunan Year on Year (YoY) dari Rp1.02 triliun pada 2023 menjadi hanya Rp779 miliar pada tahun 2024 lalu.

Penurunan laba tersebut tidak hanya berhenti di situ saja, tetapi terus anjlok ke angka Rp330 miliar pada tahun 2025. “Dan pada tahun 2025 menjadi Rp330 miliar saja,” sambungnya.

Dalam kondisi seperti itu, Bank Jakarta malah menggelar acara yang mewah dengan mengundang artis-artis papan atas, alih-alih melakukan perbaikan-perbaikan signifikan.

Adapun acara itu diadakan di Jakarta International Convention Center (JICC) pada hari Minggu (26/4/2026) lalu dan mengundang beberapa artis mulai dari Sheila On 7 hingga Wika Salim.

“Sementara itu, Bank Jakarta malah menyelenggarakan acara employee gathering mewah dengan mengundang DJ dan artis-artis papan atas yang sangat tidak mencerminkan kondisi dari kinerja bank tersebut,” imbuhnya.

Demikian, Justin mendesak agar Pramono mengetatkan pengawasan terhadap Badan-Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) agar pemborosan seperti itu tidak lagi dilakukan.

“Jadi saya hanya ingin mengingatkan kepada Bapak Gubernur untuk memantau seluruh BUMD-nya supaya bisa memberikan kontribusi ekonomi yang maksimal untuk DKI Jakarta. Sekian, terima kasih,” pungkasnya.